Aopok.com - Aku adalah anak kedua dari tiga bersaudara. Kakakku berumur dua tahun lebih tua dariku, namanya Mbak Anya. Orangnya cantik sekali, berbadan tinggi semampai dengan payudara yang membusung serta pantat yang penuh. Adikku satu tahun di bawahku, Sarah namanya. Dia baru kelas 3 SMA. Perkembangan tubuhnya lagi ranum-ranumnya. Dan dia juga sangat cantik dengan bibir yang tebal serta seksi. Lain lagi dengan mamaku. Walaupun umurnya sudah mencapai 38 tahun tapi tubuhnya masih padat. Pantatnya masih penuh dan peyudaranya juga masih lumayan padat. Pokoknya nggak kalah seksi dengan Mbak Anya ataupun Sarah.
Dan di sini persoalan dimulai. Malam itu udara sangat panas sekali. Aku tak tahan untuk tidur sehingga memutuskan untuk ke bawah minum air es. Saat melewati kamar Mbak Anya dan Sarah (mereka tidur berdua), kamar terbuka lebar. Dan kedua saudara kandungku itu tak ada di kamar. Aku jadi bertanya-tanya, pada ke mana mereka? Ah masa bodoh. Akupun turun ke dapur dan mengambil air es dan minum untuk menghilangkan dahaga. Kemudian aku baru ingat kalau di kamar Mama ada kipas angin. Kuputuskan untuk mengambil kipas angin tersebut, toh Mama kalau tidur susah untuk bangun lagi kecuali ada bom. Begitu hampir sampai kulihat kamar Mama masih menyala, padahal Mama selalu mematikan lampu bila tidur.
Aku coba memutar knop pintu dan ternyata tidak terkunci. Dan terlihatlah pemandangan yang bikin jantungku berdetak dengan supercepat, nafasku tak beraturan serta darah mudaku berdesir. Di tempat tidur Mama, Mbak Anya, dan Sarah tidur telentang berdampingan dengan tanpa sehelai benangpun! Aku cuma meneguk ludah saat memperhatikan mereka bertiga. Dan tanpa sadar aku mendekati mereka bertiga, semakin dekat semakin jelas terlihat tubuh seksi mereka yang mulus dan putih. Tanganku gemeteran saat mencoba meraba kemaluan Sarah. Hangat dan lembab. Kemudian kemaluan Mbak Anya yang bersih dari rambut akibat sering dicukur. Bibir kemaluannya kusentuh dengan jari. Terakhir vagina Mama yang jadi sasaranku. Kemaluan tempatku lahir itu kuelus pelan.
“Mas?” sebuah suara mengaggetkan aku, sementara telapak tanganku masih berada di permukaan kemaluan Mama. Aku hanya dapat bengong menatap Sarah, adikku yang menatapku tak kalah bengong saat melihat tanganku mengelus kemaluan Mama. Dan aku semakin bingung karena Mbak Anya juga ikutan bangun dan melihat kelakuanku itu. Tapi anehnya tanganku tak juga berhenti mengelus permukaan kemaluan Mama yang menggelambir. Dan ketika terakhir Mama dibangunkan Mbak Anya, aku baru berhenti dengan telapak tangan masih menempel di kemaluan Mama. Aku menatap bengong mereka bertiga. Yang semakin membuatku bengong, tangan Mama malah memegangi tanganku yang menempel di kemaluan Mama.
Tanganku digesek-gesekkannya secara perlahan. Tinggal Mbak Anya dan Sarah yang kebingungan melihat tingkah laku Mama. Dan giliran Mbak Anya yang bengong sendirian saat tiba-tiba Sarah nyelonong membuka celana dalamku, dan mengeluarkan penisku yang sudah tegang dan keras. Mulut adikku itupun tanpa kesulitan mengulum penisku dengan hangat. Mbak Anya yang masih bengong hanya memandangiku. Ketika kepala Mama sudah berada di selangkangan Mbak Anya dan menjilati permukaan kemaluan Mbak Anya. Aku tersenyum dan menjumput dagu Mbak Anya serta mencium bibirnya dengan lembut dan mengulum lidahnya. Mbak Anya membalas dengan hangat.
Terkait
Aku dan Mama kemudian tidur telentang sambil berciuman dengan hot sementara di bawah selangkangan kami masing-masing ada Mbak Anya dan Sarah. Mbak Anya mengulum penisku dan menjilatinya dengan lidah hingga penisku mengkilap. Sementara adikku kebagian menjilati lubang kemaluan tempat dia lahir dulu yaitu vagina Mama. Lanjut baca!

0 Response to "Viral Mama, Anya dan Sarah Bergantian Minta di Anal"
Post a Comment