Biodataviral.com - Aku, sebut saja Anto, sulung dari tiga bersaudara dan dibesarkan dalam keluarga dimana ayahku begitu disiplin mendidik kami dalam masalah tatakrama ketimuran, jadi jangankan berkata jorok, berbicara yang kurang sopan saja sudah didampratnya. Karena itu ketika aku menjelang remaja, tepatnya ketika aku berusia 18 tahun, dorongan masa puberku sering kulampiaskan dengan membaca cerita porno, tentu saja dengan main ‘kucing-kucingan’ agar tidak ketahuan oleh ayahku. Kemudian menjelang tidur aku sering membayangkan kembali cerita-cerita tersebut sambil mengelus-elus penisku sampai terkadang mencapai orgasme.
Dalam membayangkan, disana belum terlintas tipe wanita seperti apa, pokoknya aku hanya membayangkan sedang bercinta dengan lawan jenis dan kulakukannya seperti dalam cerita yang kubaca.
Suatu saat di rumah kami kedatangan tamu, teman ibuku semasa dia kecil dulu. Namanya Rohana dan ibu memperkenalkan kepada kami anak-anaknya sebagai Bulik Anna. Usianya tidak terpaut jauh dengan usia Ibuku yang ketika itu berusia 36 tahun. Dalam berpakaian, Bulik Anna selalu nampak rapi dengan khas Jawanya. Rambutnya yang panjang lebat senantiasa digelung, body-nya padat dengan kulitnya yang mulus. Menurut cerita ibu, ia dulu bekas penari dan rencananya akan tinggal di rumah kami cukup lama sambil mengurus usahanya di kota Jakarta.
Awal-awal Bulik Anna berada di rumah kami, nampak biasa-biasa saja, hanya aku, disela-sela kesempatan sering mencuri pandang, apalagi jika dia sedang memakai daster dan buah dadanya yang besar tampak menyembul. Wah, betapa nikmatnya kalau dapat kuremas-remas. Otakku terkadang menjadi ngeres dan sering tubuh Bulik Anna yang padat berisi kumasukkan dalam lamunan seksku. Namun tentunya aku tidak berani berbuat jauh dari itu, apalagi perangai Bulik Anna sangat sopan terhadap kami-kami ini, sehingga betapapun perasaan ini bergemuruh, senantiasa kusimpan dalam-dalam ketika berbicara dengannya.
Terkait
Hingga pada suatu hari, kelasku diliburkan karena gurunya akan mengadakan rapat persiapan ujian. Karena libur, hari itu aku bangun agak siang. Ketika aku akan ke kamar mandi di ruang tengah, tampak Bulik Anna sedang asyik membaca majalah.
“Selamat pagi Bulik..!” sapaku.
“O.., Selamat pagi To, koq ngga sekolah..?” jawab Bulik Anna dengan suara merdunya.
Sambil kuhentikan langkahku sejenak, aku bertanya lagi, “Koq sepi ya, yang lain pada kemana?”
“Ibumu tadi pamit untuk mengikuti kegiatan PKK, katanya akan ada basar sampai sore, makanya Bi Sumi (pembantu) juga diajak tuh..!” Lanjut baca!

0 Response to "Viral Ngewe Cewek Bispek Gara-gara Harnet"
Post a Comment